Minggu, 15 Juli 2012

KEGELISAHAN YAN SEHANDI



Kegelisahan Yan Sehandi terhadap Sastra
(Bedah Buku di FKIP Universitas Fflores, Ende)

(Berita Pos Kupang, 2 Juli 2012)

Ende, PK – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Flores (Uniflor) Ende menggelar acara bedah buku Mengenal Sastra dan Sastrawan NTT karya Yan Sehandi. Kegiatan dipusatkan di Aula Dua FKIP Uniflor Ende, Sabtu (30/6/2012).
            Tampil sebagai pemateri adalah Alex B. Gawen, Yohanes Sehandi alias Yan Sehandi, Theo K. Uheng, Sr. Imelda O. Wisang, S.Pd.,M.Pd, Albertina C. Sauna, Rofinus Sawa, dan Yenirianse E. Kanisius.
            Yan Sehandi dalam pengantarnya menjelaskan lahirnya buku Mengenal Sastra dan Sastrawan NTT ini, sebagai hasil kegelisahan mendalam tentang eksistensi sastra dan sastrawan NTT.
            Kegelisahan mendalam itu kemudian, ujar Yan Sehandi, mendorong dirinya untuk mengambil sebuah tantangan untuk melacak sastra dan sastrawan NTT lewat media. Hal tersebut membutuhkan waktu yang lama serta penuh kesabaran.
            Hasil pelacakannya, kata Yan Sehandi, dipublikasikan di media massa yang kemudian menimbulkan kontroversi karena ada yang setuju maupun yang tidak. Hasil dari diskusi panjang, menurutnya, membuat dirinya mampu merumuskan pengertian dan kriteria mengenai sastra dan sastrawan NTT. Hasil akhir dari proses panjang itulah yang membentuk buku Mengenal Sastra dan Sastrawan NTT.
            Tentang keberadaan bukunya ini, menurut Yan Sehandi, masih tetap akan menimbulkan kontroversi. Kontroversi penolakan terhadap isi, namun kontroversi terselubung dari orang-orang NTT yang pernah menulis sejumlah kecil karya sastra kemudian merasa dirinya sebagai sastrawan NTT, tetapi namanya tidak muncul dalam buku tersebut.
            Yan Sehandi mengatakan, buku yang ditulisnya tersebut masih membutuhkan penyempurnaan untuk edisi kedua atau ketiga. Pelaksanaan bedah buku menurutnya adalah rahmat guna mendapatkan masukan dari para pembahas untuk penyempurnaan buku. (rom). 
 (Telah dimuat harian Pos Kupang (Kupang) pada 2 Juli  2012). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar